Menu ✖

Otomatis

Berita

Pemprov Jabar-JICA Kembangkan Metropolitan Rebana, Herman: “Jangan Sampai Rakyat Jadi Penonton”

badge-check

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan arahan dalam pertemuan Joint Steering Committee (JCC) terkait kerja sama pengembangan kawasan Rebana Metropolitan bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan arahan dalam pertemuan Joint Steering Committee (JCC) terkait kerja sama pengembangan kawasan Rebana Metropolitan bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

ARUSJABAR.COM — ​Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Japan International Cooperation Agency (JICA) mematangkan cetak biru pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana. Kawasan di utara-timur Jawa Barat ini disiapkan sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus pilar penopang target Indonesia Emas 2045.

​Rencana strategis tersebut dibahas dalam rapat Joint Steering Committee (JCC) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa Rebana memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki kawasan metropolitan lain, yakni ketersediaan lahan yang masih sangat luas serta sokongan infrastruktur terintegrasi.

​”Kalau ingin mewujudkan Jawa Barat istimewa menuju Indonesia maju, salah satu kuncinya adalah bagaimana kita mengembangkan Rebana. Kawasan ini sangat potensial dan masih memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan,” kata Herman di Gedung Ali Wardhana.

​Kawasan Rebana didukung modal modalitas infrastruktur vital, antara lain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Pelabuhan Patimban, jaringan tol, serta kawasan industri terpadu. Selain manufaktur, kawasan ini menyimpan potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan penyerapan investasi asing.

​Namun, Pemprov Jawa Barat menggarisbawahi bahwa perencanaan yang disusun bersama JICA tidak boleh berhenti sebagai dokumen formalitas. Herman mendesak agar masterplan tersebut segera diturunkan menjadi program aksi nyata di lapangan dengan melibatkan partisipasi aktif dari tujuh pemerintah kabupaten/kota di wilayah Rebana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Keruk Rp477,3 Miliar di TEI 2026, Ekspor Kopi dan Cengkeh Jawa Barat Tembus Tiongkok hingga India

23 Okt 2026 - 11:09 WIB

Keruk Rp477,3 Miliar di TEI 2026, Ekspor Kopi dan Cengkeh Jawa Barat Tembus Tiongkok hingga India

​Gelar “Sapu Bersih” Karhutla Ciremai, Dedi Mulyadi Iming-imingi Warga Rp250 Ribu Plus Bonus

22 Okt 2026 - 14:21 WIB

​Gelar “Sapu Bersih” Karhutla Ciremai, Dedi Mulyadi Iming-imingi Warga Rp250 Ribu Plus Bonus

Santri Pasundan Gandeng Polda Jabar Tangkal Judi Online hingga Radikalisme ​

22 Okt 2026 - 11:32 WIB

Santri Pasundan Gandeng Polda Jabar Tangkal Judi Online hingga Radikalisme ​

Amuk ODGJ di Ciamis: Dua Polisi Dibacok, Pelaku Tewas Diamuk Massa ​

22 Okt 2026 - 05:29 WIB

Amuk ODGJ di Ciamis: Dua Polisi Dibacok, Pelaku Tewas Diamuk Massa ​

Krisis Air Bersih di Jawa Barat Meluas: 1,4 Juta Jiwa Terdampak, Bogor Paling Parah

20 Okt 2026 - 13:48 WIB

Krisis Air Bersih di Jawa Barat Meluas: 1,4 Juta Jiwa Terdampak, Bogor Paling Parah
Trending di Berita