“Untuk saat ini, 25 September sampai 5 Oktober, peruntukannya hanya untuk Piala ASEAN Cup. Tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang lain,” ujar Dicky.
Pembatasan tersebut berlaku selama rangkaian FIFA ASEAN Cup berlangsung. Setelah turnamen berakhir, Si Jalak Harupat dapat kembali digunakan untuk kegiatan lain sesuai ketentuan yang berlaku.
FIFA ASEAN Cup 2026 Grup B akan mempertemukan empat negara, yakni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Kehadiran tim-tim tersebut membuat Kabupaten Bandung bersiap menerima aktivitas pendukung turnamen di luar stadion.
Pemkab Bandung Bidik Efek Ekonomi
Pemkab Bandung berharap penyelenggaraan turnamen tidak berhenti sebagai agenda olahraga. Pemerintah daerah membidik pergerakan ekonomi yang muncul dari kedatangan pemain, ofisial, suporter, dan pengunjung.
Sektor yang diharapkan ikut terdampak antara lain pariwisata, perhotelan, restoran, serta industri MICE atau meeting, incentive, convention, and exhibition.
Dicky menyebut turnamen internasional dapat menjadi momentum untuk mengembangkan konsep sport tourism dan sport industry di Kabupaten Bandung.




















