ARUSJABAR.COM — Bentrokan antar-pengguna jalan kembali meletus di Garut. Seorang pengemudi taksi daring Grab menjadi korban pengeroyokan dua pria di Jalan Raya KH Yusuf Taujirie, Kampung Pakemitan, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, pada Selasa siang, 28 September 2026.
​Aksi kekerasan massal di tengah kemacetan ini dipicu persoalan sepele: kaca spion mobil korban yang terlipat akibat disenggol angkutan umum (angkot) jurusan Garut–Sukawening.
Tak terima kendaraannya terserempet, korban melayangkan teguran kepada sopir angkot, yang justru berujung cekcok mulut hingga penganiayaan.
​Kapolsek Wanaraja AKP Patri Arsono mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB saat arus lalu lintas sedang padat.
“Korban menegur pengemudi angkot tersebut. Namun terjadi perselisihan hingga korban diduga mengalami tindakan kekerasan oleh dua orang,” ujar Patri, Rabu, 30 September 2026.
​Sempat dilerai warga sekitar usai korban memberikan perlawanan, situasi kembali memanas. Para pelaku menyerang balik hingga korban menderita luka memar di kening serta luka lecet di leher, tangan, dan punggung.



















