”Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data demi memastikan program disalurkan tepat kepada warga yang berhak,” ujar Ai Nurhasan.
Dalam penerapannya, Program Jabar Sakola membagi intervensi bantuan ke dalam empat skema utama:
PJS Personal: Menyasar siswa keluarga rentan (Desil 1) yang belum menerima PKH atau PIP. Bantuan langsung mencakup kebutuhan harian seperti seragam, alat tulis, buku, dan ongkos transportasi.
PJS Operasional: Memberikan subsidi SPP tahunan bagi siswa kelas 11 dan 12 di sekolah swasta kategori rentan (Desil 1 dan 2). Khusus SLB swasta, seluruh siswa berhak menerima manfaat ini tanpa pembatasan desil.
PJS Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK): Menanggung Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) serta subsidi SPP bulanan bagi siswa SMA/SMK swasta yang terikat kerja sama (MoU) dengan Pemprov Jabar sejak masa penerimaan murid baru.
PJS Mitra Industri: Beasiswa penuh tiga tahun bagi siswa terpilih di kawasan SMK Mitra Industri Bekasi. Selain biaya pendidikan gratis hingga lulus, peserta disiapkan langsung masuk ke jejaring kerja industri.
Lewat integrasi data dan intervensi yang presisi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan hambatan ekonomi tak lagi menjadi benteng penghalang anak-anak di Jawa Barat untuk menuntaskan pendidikan. (Yan AS)



















