Guna mencegah dampak negatif berlanjut terhadap reputasi lembaga pendidikan tinggi kesehatan tersebut, manajemen Poltekkes Kemenkes Bandung meminta insan pers dan pengelola media massa memperbarui narasi berita yang telah beredar. Kepastian identitas ini diharapkan menjadi acuan baru bagi publik dalam menyikapi kabar burung di media sosial.
”Kami memohon kerja sama Bapak/Ibu untuk dapat memuat hak jawab atau pembaruan (update) informasi ini pada pemberitaan sebelumnya demi menjaga nama baik institusi pendidikan,” kata Vera.
Dengan penegasan ini, Poltekkes Kemenkes Bandung berharap kekeliruan informasi yang mengaitkan nama kampus dengan tayangan video viral tersebut dapat segera diluruskan secara menyeluruh. ***



















