ARUSJABAR.COM — Fasilitas pejalan kaki di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat kembali memicu keluhan publik. Trotoar di seberang gerbang utama Gedung Sate, Kota Bandung, ditemukan dalam kondisi rusak, bergelombang, dan dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Kerusakan tersebut menjadi sorotan setelah akun media sosial Threads @wundersch mengunggah rekaman video yang memperlihatkan susunan batu trotoar terlepas dan permukaannya tidak merata.
“Trotoar di sebrang gerbang Gedung Sate aja masih sejelek ini. Malah ngebet bikin candi,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Sorotan publik menguat karena lokasi trotoar berada tepat di jantung Kota Bandung dan berhadapan langsung dengan ikon pemerintahan daerah. Warganet menilai penataan fasilitas publik mendasar bagi masyarakat kalah prioritas dibandingkan dengan proyek estetika di sekitar kawasan pemerintahan.
Unggahan video tersebut menuai ratusan tanggapan dari pengguna media sosial. Sebagian besar komentar menyayangkan minimnya perhatian terhadap infrastruktur pejalan kaki di area strategis.
”Prioritas tampilan gedung daripada kepentingan masyarakat umum sekitarnya,” tulis akun @usamah.s.h di kolom komentar.
Nada serupa disampaikan akun @kurumaframe yang menyoroti ketimpangan fasilitas untuk pejabat dan masyarakat umum.



















