Menu ✖

Otomatis

Berita

​Benteng Karakter Generasi Muda, Pemprov Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat Tradisional

badge-check

Sekda Jabar, Herman Suryatman. Perbesar

Sekda Jabar, Herman Suryatman.

ARUSJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan dan mengembangkan pencak silat tradisional sebagai benteng pembentukan karakter generasi muda. Seni bela diri warisan leluhur ini dinilai tak sekadar seni pertunjukan, melainkan sarana efektif mencetak sumber daya manusia (SDM) berintegritas di tengah gempuran tantangan zaman.

​Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, saat menghadiri Penandatanganan Piagam Penghargaan dan Pelantikan Pengurus Keluarga Pencak Silat Tradisional Indonesia (KPSTI) se-Bandung Raya di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Suniaraja, Kota Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026.

​Mewakili Gubernur Jawa Barat, Herman menekankan bahwa pencak silat tradisional memiliki dua dimensi mendasar yang saling menguatkan, yakni tontonan dan tuntunan. Dimensi tontonan menyuguhkan keindahan gerak, alunan musik, dan estetika seni yang menghibur. Sementara itu, dimensi tuntunan sarat nilai-nilai luhur kehidupan seperti keberanian, kejujuran, kerendahan hati, kesabaran, kreativitas, hingga kemampuan berkolaborasi.

​”Pertempuran sejati hari ini adalah memupuk mental dan memperkuat spiritual generasi muda agar tidak rapuh. Salah satu alatnya adalah warisan leluhur yang harus kita jaga, yaitu pencak silat tradisional,” ujar Herman di hadapan para pengurus dan tokoh budayawan yang hadir.

​Menurut Herman, setiap gerakan dalam jurus pencak silat lahir dari ikhtiar spiritual yang mengedepankan jiwa kesatria. Karena itu, pelestarian seni bela diri ini sejalan dengan visi pembangunan Jawa Barat Istimewa, khususnya dalam melahirkan SDM unggul sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan warga.

​Melalui pembinaan pencak silat tradisional yang berkelanjutan, Pemprov Jabar optimistis mampu mencetak generasi muda berkarakter ideal sesuai filosofi Sunda: cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (mawas diri/terampil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Soroti Disparitas Pendidikan Keagamaan, Legislator PKB Oleh Soleh Raih Penghargaan dari FKDT Jawa Barat

23 Okt 2026 - 23:32 WIB

Soroti Disparitas Pendidikan Keagamaan, Legislator PKB Oleh Soleh Raih Penghargaan dari FKDT Jawa Barat

​Batal Utang Rp3,4 Triliun ke SMI, Dedi Mulyadi Pilih Tunda Bayar Proyek Infrastruktur Jabar

23 Okt 2026 - 23:12 WIB

​Batal Utang Rp3,4 Triliun ke SMI, Dedi Mulyadi Pilih Tunda Bayar Proyek Infrastruktur Jabar

Keruk Rp477,3 Miliar di TEI 2026, Ekspor Kopi dan Cengkeh Jawa Barat Tembus Tiongkok hingga India

23 Okt 2026 - 11:09 WIB

Keruk Rp477,3 Miliar di TEI 2026, Ekspor Kopi dan Cengkeh Jawa Barat Tembus Tiongkok hingga India

​Gelar “Sapu Bersih” Karhutla Ciremai, Dedi Mulyadi Iming-imingi Warga Rp250 Ribu Plus Bonus

22 Okt 2026 - 14:21 WIB

​Gelar “Sapu Bersih” Karhutla Ciremai, Dedi Mulyadi Iming-imingi Warga Rp250 Ribu Plus Bonus

Santri Pasundan Gandeng Polda Jabar Tangkal Judi Online hingga Radikalisme ​

22 Okt 2026 - 11:32 WIB

Santri Pasundan Gandeng Polda Jabar Tangkal Judi Online hingga Radikalisme ​
Trending di Berita