Untuk memastikan kelayakannya, KONI Garut dijadwalkan menggelar apel kendaraan pada Kamis mendatang. Inspeksi mendadak ini bertujuan memeriksa kesiapan teknis seluruh armada, sebuah prosedur standar yang rutin diterapkan untuk meminimalisasi risiko di lapangan.
Meski membutuhkan dukungan armada yang masif dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut, KONI memastikan penggunaan kendaraan dinas tidak boleh mengorbankan kepentingan publik. Abar menekankan pentingnya sinergi dan pengaturan yang cermat agar tugas pelayanan masyarakat di instansi pemerintah tetap berjalan normal.
“Kami memahami bahwa kendaraan dinas juga dibutuhkan untuk pelayanan masyarakat. Karena itu, perlu ada pengaturan agar kebutuhan atlet terpenuhi tanpa mengganggu pelayanan publik,” kata Abar.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah dinilai krusial mengingat kontingen yang berlaga mengusung nama besar Kabupaten Garut. Melalui ketersediaan armada yang layak jalan dan memadai, KONI Garut berharap para atlet dapat tiba di arena pertandingan dengan kondisi fisik yang optimal, fokus bertanding, dan mampu mengharumkan nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. (Yuyus)
























