Ia menggarisbawahi pentingnya etika petugas saat berhadapan langsung dengan warga di jalanan. “Sikap anggota saat berinteraksi dengan masyarakat menjadi kunci suksesnya operasi ini,” ujar Rachmad.
Bidik Pengemudi Ojek hingga Komunitas Sekolah
Selain pengawasan arus lalu lintas, Polda Jabar mengagendakan sosialisasi edukatif ke berbagai lini masyarakat. Petugas dikerahkan masuk ke sekolah-sekolah, perkantoran, hingga merangkul kelompok pengguna jalan harian.
Pengemudi ojek online maupun pangkalan serta komunitas otomotif menjadi salah satu sasaran utama edukasi keselamatan ini. Langkah ini diambil untuk mengubah perilaku berkendara secara fundamental di tingkat akar rumput.
”Lebih humanis dan humble kepada masyarakat. Pendekatan pencegahan dan pemberian arahan ini dilakukan di sekolah, perkantoran, hingga kelompok organisasi masyarakat seperti para pengemudi ojek,” tutur Rachmad.
Melalui pengerahan ribuan personel dan kombinasi tilang elektronik, Polda Jabar menargetkan penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan sekaligus terciptanya ketertiban lalu lintas di seluruh penjuru Jawa Barat. ***





















