ARUSJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendongkrak status diplomasi regionalnya dengan Pemerintah Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan. Kemitraan antardaerah yang selama 16 tahun terakhir dominan di arena olahraga, kini resmi digeser menuju empat poros strategis: ekonomi dan perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), industri kreatif, serta pariwisata.
Kesepakatan memperluas jangkauan kolaborasi ini dicapai saat Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima kunjungan resmi Wakil Gubernur Urusan Administrasi Gyeongsangbuk-do Hwang Myeongseok di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Bandung, Rabu, 4 November 2026. Pertemuan ini menandai fase baru integrasi ekonomi kedua wilayah.
Erwan menegaskan, perluasan jejaring internasional antardaerah merupakan langkah taktis Jawa Barat untuk menggaet dampak ekonomi langsung. Hubungan bilateral yang terjalin sejak 2010 dipandang sudah saatnya bertransformasi dari sekadar pertukaran atlet menjadi kerja sama produktif berdampak konkret.
”Kunjungan ini merupakan langkah penting memperkuat diplomasi Jawa Barat dan Gyeongsangbuk-do. Kami berharap persahabatan yang terjalin membawa manfaat langsung bagi masyarakat kedua wilayah,” kata Erwan di Gedung Sate.
Merespons arah baru tersebut, Hwang Myeongseok mengakui pola hubungan lama yang berfokus pada keolahragaan perlu segera diredefinisi. Menurutnya, potensi ekonomi dan kapasitas industri kedua belah pihak sudah jauh melampaui batas kerja sama fisik di lapangan olahraga.
”Selama ini pertukaran informasi mungkin lebih banyak mengutamakan bidang olahraga. Namun, mulai sekarang kerja sama juga fokus pada bidang ekonomi dan kebudayaan,” ujar Hwang.




















