ARUSJABAR.COM — Kegembiraan merayakan kemenangan Persib Bandung atas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari berubah menjadi tragedi berdarah pada Minggu malam, 25 Oktober 2026. Seorang Bobotoh di bawah umur berinisial ARK tewas dibacok saat perjalanan pulang di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 51, tepat di depan Mal Q-Square, Cibinong.
​Tak butuh waktu lama bagi aparat Kepolisian Resor Bogor untuk membekuk pelaku. Pria dewasa berinisial MIR ditangkap di kawasan Kaum Pandak, Karadenan, kurang dari 24 jam setelah melancarkan aksi kejamnya.
​”Dalam waktu kurang dari 1×24 jam sejak kejadian, tersangka berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Bogor,” ujar Kasi Humas Polres Bogor Ipda Sigit Wahyudi di Cibinong, Senin, 26 Oktober 2026.
​Sabetan Celurit di Remang Malam
​Malam itu, pluit panjang Stadion Pakansari baru saja menyudahi pertandingan yang dimenangkan Persib dengan skor 2-1. ARK bersama rekannya berkonvoi menggunakan sepeda motor menyusuri jalan arteri Jakarta-Bogor.
​Nahas, saat melintas di depan Mal Q-Square, korban berpapasan dengan MIR yang sudah menguasai senjata tajam jenis celurit. Tanpa peringatan, MIR mendadak mengayunkan celuritnya mendatar dan menghantam tepat di bagian punggung ARK.
​Sabetan keras itu membuat korban tersungkur mendadak ke aspal dan tergeletak tak berdaya di tengah jalan. Dalam situasi panik, pelaku langsung melempar bilah celuritnya ke dalam selokan sekitar lokasi guna menghilangkan jejak, lalu kabur menghilang di kegelapan malam.






















