“Kalau bisa mencapai 128 peserta atau dua kali dari target minimum, tentunya akan lebih baik,” ujar Asep menegaskan harapannya agar partisipasi warga Garut melampaui batas kuota dasar.
Untuk dapat berpartisipasi dalam kejuaraan ini, seluruh calon peserta diwajibkan melalui prosedur administrasi yang baku. Setiap peserta terlebih dahulu diharuskan mendaftarkan diri secara resmi sebagai anggota atau atlet melalui portal web daring PB ORADO.
Guna mempermudah alur birokrasi dan pendaftaran teknis di lapangan, Pengcab ORADO Kabupaten Garut menjalin kerja sama erat dengan jajaran Kodim 0611/Garut untuk membuka layanan pendampingan pendaftaran bagi masyarakat sipil maupun anggota TNI-Polri setempat.
Langkah kolaboratif ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperlancar proses administrasi peserta, melainkan juga untuk mempererat kebersamaan antara aparat keamanan dan warga melalui sarana olahraga rekreasi yang populer di tengah masyarakat.
Di luar target pemecahan rekor, perhelatan Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur pembinaan olahraga domino yang terorganisasi secara profesional di tingkat daerah. Pengcab ORADO Garut optimistis kegiatan ini mampu menjaring potensi atlet-atlet lokal baru yang siap dibina untuk ajang tingkat nasional.
Asep pun mengimbau segenap elemen masyarakat, khususnya para pencinta dan komunitas olahraga domino di Kabupaten Garut, untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Kami berharap masyarakat, khususnya para penggemar olahraga domino di Kabupaten Garut, dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi sekaligus menyukseskan Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026,” tutur Asep mengakhiri keterangannya. (Yuyus)
























