Inisiatif swadaya ini terus menunjukkan keberlanjutan. Keberangkatan tahun ini menambah daftar panjang alumni program yang telah berlangsung dalam beberapa periode berturut-turut. Pada 2025 dan 2026, tradisi memberangkatkan siswa dan guru ke Tanah Suci melalui program infak harian ini tetap berjalan secara konsisten.
Melalui skema infak mikro berbasis komunitas sekolah ini, SMAN 1 Padalarang memberikan model alternatif edukasi karakter yang konkret. Sekolah tidak hanya mengajarkan teori kepedulian sosial di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara terukur, transparan, dan berdampak nyata bagi seluruh civitas akademika. (Yan AS)




















