ARUSJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali memperluas jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Priangan Timur sepanjang 2026. Sebanyak 1.185 unit PJU disebar untuk mengurai kerawanan jalur antardaerah sekaligus menggenjot sektor pariwisata malam.
Langkah ini menyedot alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp48,3 miliar. Selain menekan angka kecelakaan lalu lintas dan potensi kriminalitas, penerangan jalan disiapkan guna mempermudah mobilitas wisatawan di kawasan Priangan Timur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyatakan bahwa sebaran PJU tahun ini terkonsentrasi di tiga kawasan utama. Kabupaten Garut memperoleh alokasi 272 unit, kawasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan porsi terbesar yakni 698 unit, serta Kabupaten Ciamis menerima 215 unit PJU.
”Penambahan PJU ini merupakan langkah konkret pemerintah menanggapi berbagai masukan serta aspirasi langsung dari masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di Priangan Timur,” kata Dhani saat dikonfirmasi, Senin, 2 November 2026.
Pemasangan ribuan lampu jalan ini melanjutkan proyek penerangan jalur lintas daerah yang dikerjakan secara masif sejak 2025. Tahun lalu, Pemprov Jabar menggelontorkan anggaran jauh lebih besar, yakni Rp126 miliar, untuk memasang 3.926 unit PJU di seluruh kawasan Priangan Timur.
Rincian sebaran PJU pada 2025 mencakup Kabupaten Garut sebanyak 2.153 unit, Kabupaten Tasikmalaya 1.114 unit, Kabupaten Ciamis 277 unit, Kabupaten Pangandaran 311 unit, Kabupaten Banjar 48 unit, dan Kota Tasikmalaya 23 unit. Total dalam dua tahun terakhir, tidak kurang dari 5.111 titik penerangan jalan baru telah beroperasi di jalur selatan Jawa Barat tersebut.



















