ARUSJABAR.COM — Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, MH., resmi memasuki masa purnabakti setelah menuntaskan pengabdian panjangnya sebagai aparatur sipil negara. Ia meninggalkan jejak kepemimpinan yang dikenal mengedepankan ketenangan, komunikasi, dan kemampuan merangkul berbagai kalangan di lingkungan pemerintahan.
Nurdin Yana merupakan salah satu birokrat senior yang meniti karier dari berbagai posisi hingga mencapai jabatan tertinggi dalam struktur birokrasi pemerintah kabupaten. Selama menjabat Sekda, ia menjadi penghubung antara kebijakan kepala daerah, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat.
Pengabdiannya tidak hanya tercermin dalam perjalanan karier, tetapi juga dalam pendekatan kepemimpinan yang mengutamakan dialog dan penyelesaian masalah.
Mengedepankan Komunikasi dan Solusi
Pengalaman bekerja bersama Nurdin Yana, terutama saat bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, memperlihatkan karakter kepemimpinannya yang terbuka terhadap diskusi.
Di tengah dinamika pengelolaan informasi publik dan komunikasi pemerintahan, ia dikenal sebagai sosok yang tenang ketika menghadapi persoalan. Arahan yang diberikan cenderung berorientasi pada solusi, sekaligus memberi ruang bagi bawahannya untuk berinovasi.
“Beliau bukan tipe pimpinan yang gemar mendikte dengan kaku, melainkan seorang pendengar yang baik,” demikian kesan penulis terhadap gaya kepemimpinannya.





















