Pada Pemilu 2024, Holil disebut mendapat dukungan Partai Golkar untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat XI, yang mencakup Kabupaten Garut serta Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Di luar politik praktis, sejumlah sumber juga mencatat keterlibatannya dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Salah satu profil menyebut Holil pernah menjabat Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Barat dan kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum IPHI tingkat pusat.
Perhatiannya terhadap penataan daerah juga tidak hanya tertuju pada Garut Utara. Holil disebut pernah terlibat dalam perjuangan pemekaran Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan. Ia juga pernah disebut memimpin Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jawa Barat.
Di Garut Selatan, ia pernah menyampaikan gagasan pengembangan kawasan ekonomi berbasis potensi bahari dan agro. Sementara dalam isu pembangunan Garut, Holil pada 2025 turut mempertanyakan capaian program “Garut Hebat” dan meminta pemerintah menyampaikan laporan pembangunan secara lebih jelas kepada publik.
Rangkaian aktivitas itu menempatkan Holil pada persimpangan antara politik, organisasi masyarakat dan agenda penataan daerah. Kini fokusnya adalah memastikan perjuangan Garut Utara tidak berhenti sebagai slogan pemekaran.
Bagi Holil, persoalannya bukan sekadar kapan Garut Utara menjadi daerah otonomi baru. Pertanyaan yang lebih mendasar adalah apakah wilayah itu sudah siap ketika kesempatan tersebut datang. (Ade CS Kartos)























