Menu

Otomatis

Politik

PPP Garut Tuntaskan Musancab, DPW Dorong Mesin Partai Bergerak hingga RW

badge-check

Musancab yang digelar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Garut. Perbesar

Musancab yang digelar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Garut.

ARUSJABAR.COM — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut menuntaskan konsolidasi internal di tingkat kecamatan. Seluruh Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di daerah pemilihan telah rampung, ditandai dengan pelaksanaan Musancab Dapil 4 di Pesantren Jawiyah, Kecamatan Samarang, Senin, 14 September 2026.

Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, H. Agus Solihin, S.E., menilai Garut termasuk daerah yang cepat menyelesaikan tahapan konsolidasi pascamuktamar. Ia meminta capaian tersebut segera diteruskan dengan pembentukan struktur partai hingga tingkat desa, kelurahan, bahkan rukun warga.

“Ini patut diapresiasi. Agenda konsolidasi internal setelah muktamar, sekarang masuk pada fase musyawarah anak cabang,” kata Agus.

Menurut Agus, konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti pada pergantian atau pembentukan struktur di tingkat kecamatan. PPP harus memastikan mesin politiknya memiliki jaringan yang bekerja hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Garut mendapat perhatian khusus karena memiliki posisi strategis bagi PPP Jawa Barat. Pada Pemilu 2024, PPP berhasil memperoleh tujuh kursi di DPRD Kabupaten Garut. Perolehan itu membuat Garut disebut sebagai salah satu daerah yang memiliki kekuatan elektoral penting bagi partai berlambang Ka’bah tersebut.

“Garut ini menjadi salah satu kabupaten yang bisa menjadi percontohan di DPW PPP Jawa Barat. Dari sisi persentase perolehan kursi juga termasuk yang terbesar, dengan mendapatkan tujuh kursi,” ujar Agus.

Ia mengatakan perolehan kursi tersebut harus diikuti dengan penguatan infrastruktur partai. Struktur organisasi yang hanya berhenti di tingkat kabupaten atau kecamatan dinilai belum cukup untuk menjaga basis suara.

Agus mendorong PPP Garut segera menyelesaikan konsolidasi tingkat ranting di desa dan kelurahan. Setelah itu, struktur anak ranting berbasis RW perlu dibangun sebagai jaringan paling dekat dengan masyarakat.

“Saya yakin karena Garut ini merupakan salah satu lumbung suara PPP, kuncinya ke depan seluruh tingkatan harus dipersiapkan. Bukan saja sampai ranting, tetapi sampai anak ranting yang berbasis RW,” katanya.

Bagi Agus, struktur hingga RW bukan sekadar kelengkapan administrasi organisasi. Jaringan tersebut menjadi fondasi kaderisasi dan penggerak partai di lapangan.

Dengan struktur yang menjangkau RW, PPP dapat memiliki kader yang memahami kondisi masyarakat secara langsung. Mereka juga diproyeksikan menjadi bagian dari perangkat partai dalam menghadapi agenda politik, termasuk pengamanan suara di tempat pemungutan suara.

“Kalau kita sudah punya infrastruktur sampai anak ranting atau berbasis RW, artinya kita sudah mempersiapkan kader-kader penggerak di tingkat bawah. Bahkan mereka nantinya bisa menjadi saksi di setiap TPS,” ujarnya.

Agus menyebut Kabupaten Tasikmalaya juga telah menyelesaikan Musancab dan memasuki tahap penerbitan surat keputusan (SK). Garut menjadi salah satu daerah yang bergerak relatif cepat dalam menyelesaikan konsolidasi tersebut.

Bagi PPP Garut, rampungnya Musancab bukan akhir konsolidasi. Tahapan berikutnya justru menentukan seberapa jauh struktur yang telah dibentuk mampu bekerja di tengah masyarakat.

Penguatan ranting dan anak ranting kini menjadi pekerjaan berikutnya. Dengan tujuh kursi DPRD Kabupaten Garut sebagai modal elektoral, PPP dituntut mengubah kekuatan politik tersebut menjadi jaringan organisasi yang solid hingga tingkat paling bawah. (Yuyus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Partai Ka’bah Pasang Badan Kawal Syekh Badruzzaman Jadi Pahlawan Nasional

14 Sep 2026 - 09:55 WIB

Partai Ka’bah Pasang Badan Kawal Syekh Badruzzaman Jadi Pahlawan Nasional

Sinyal Bangkit dari Garut: PPP Rapat Barisan, Kembalikan “Mesin Politik” ke Pesantren ​

12 Sep 2026 - 10:30 WIB

Sinyal Bangkit dari Garut: PPP Rapat Barisan, Kembalikan “Mesin Politik” ke Pesantren ​

Musda Golkar Garut Ditunda, Bupati Syakur: Tunggu Suasana Lebih Nyaman

12 Sep 2026 - 02:49 WIB

Musda Golkar Garut Ditunda, Bupati Syakur: Tunggu Suasana Lebih Nyaman

PPP Garut Gelar Musancab Dapil 3 di Pesantren, PAC Diberi Ruang Mandiri

11 Sep 2026 - 14:02 WIB

PPP Garut Gelar Musancab Dapil 3 di Pesantren, PAC Diberi Ruang Mandiri
Trending di Politik