ARUSJABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Sumedang membenahi ruas Jalan Parakanmuncang-Sindulang sepanjang 11,3 kilometer. Selain menangani badan jalan, pemerintah daerah menyoroti persoalan drainase dan tembok penahan tanah (TPT) yang dinilai menentukan ketahanan jalan terhadap kerusakan dan longsor.
Dari total panjang ruas tersebut, sekitar 1,5 kilometer masih mengalami kerusakan ringan. Pemerintah Kabupaten Sumedang akan menangani bagian jalan itu melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Jalan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak hanya berkonsentrasi pada permukaan jalan. Ia memerintahkan pemetaan titik drainase yang paling membutuhkan penanganan serta percepatan perbaikan TPT di lokasi rawan longsor.
“Identifikasi drainasenya, mana yang paling fatal dulu. Nanti kita perbaiki di (anggaran) perubahan atau murni. Kemudian untuk TPT yang rawan longsor agar disegerakan,” kata Dony, Senin, 21 September 2026.
Menurut Dony, perbaikan jalan tanpa pembenahan sistem drainase berisiko tidak bertahan lama. Air yang tidak mengalir dengan baik dapat menggenangi badan jalan ketika hujan dan mempercepat kerusakan.
Karena itu, ia meminta pemerintah desa ikut mengambil bagian dalam pemeliharaan infrastruktur. Warga didorong membersihkan gorong-gorong dan saluran air secara rutin.
























