Dari tangan MAM, aparat menyita barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun jenis FN merek Baretta yang dipakai untuk menakut-nakuti korban. Polisi mendapati indikasi kuat bahwa modus operandi komplotan ini adalah menakut-nakuti pengguna jalan menggunakan senjata sebelum merampas harta benda dan melakukan kekerasan fisik.
Meski demikian, aksi perampasan maupun kekerasan urung terjadi lantaran situasi keburu buyar akibat kehadiran saksi lain di tempat kejadian perkara. Saat ini, kepolisian masih intensif memeriksa MAM guna mengorek jaringan serta potensi kejahatan lain yang pernah dilakukan.
“Satu pelaku lainnya masih kami lakukan pengejaran,” tegas Didi.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik setelah rekaman aksi tersebut beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur rawan pada jam-jam rawan, serta segera melapor jika mengalami atau melihat tindak kriminal serupa. ***

















