ARUSJABAR.COM — Sekitar 300 unit becak listrik atau Beatrix untuk pengemudi becak tradisional telah tiba di Kabupaten Garut. Ratusan kendaraan bantuan tersebut kini ditempatkan di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Garut. Namun, sekitar sepekan setelah kedatangan, bantuan itu belum juga disalurkan kepada para penerima manfaat.
Kepastian mengenai penyaluran Beatrix tersebut disampaikan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat menghadiri pembukaan kegiatan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) di SOR Ciateul, Jalan Merdeka, Kabupaten Garut, Sabtu, 12 September 2026.
Syakur mengatakan bantuan becak listrik itu merupakan bagian dari program Presiden yang ditujukan untuk membantu para pengemudi becak tradisional. Namun, Pemerintah Kabupaten Garut tidak memegang kendali penuh atas pendataan penerima maupun mekanisme distribusinya.
“Beatrix sudah ada di pendopo. Semua tentang data penerimanya, distribusinya, semuanya diatur oleh yayasan yang mengaturnya,” ujar Syakur.
Menurut dia, pemerintah daerah hanya berperan membantu koordinasi antara yayasan pengelola program dengan calon penerima bantuan. Pemkab Garut tidak menentukan secara rinci siapa yang menerima kendaraan tersebut ataupun kapan pembagian dilakukan.
“Pemkab Garut tidak ikut campur. Kita hanya membantu karena ini program Presiden, tapi tidak secara detail. Yang detail itu yayasan tersebut,” katanya.


















