Menu

Otomatis

Berita

Bongkar Laboratorium “Vape Getar” di Bandung, Polisi Sita Narkoba Sintetis Rp1,5 Miliar

badge-check

ILUSTRASI -- Vape getar. Perbesar

ILUSTRASI -- Vape getar.

ARUSJABAR.COM — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung membongkar laboratorium gelap pembuat cairan rokok elektrik (vape) bernarkotika jenis baru bernama Liquid Thughs. Dari penggerebekan di dua lokasi berbeda, polisi menyita 400 cartridge siap edar senilai Rp1,5 miliar yang menyasar konsumen muda.

​Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana menyatakan, racikan haram tersebut dirancang untuk dijual dengan harga fantastis di pasar gelap. Setiap cartridge rencananya dibanderol Rp3,5 juta.

​”Barang-barang haram ini rencananya akan dijual senilai tiga juta lima ratus ribu rupiah per cartridge. Sehingga estimasi dari seluruh yang berhasil kami amankan, yang sudah dalam bentuk cartridge saja, itu sekitar satu koma lima miliar rupiah,” kata Oliestha, Kamis, 17 September 2026.

​Hasil uji laboratorium mengungkap cairan tersebut positif mengandung MDMB-4en-PINACA, yakni zat narkotika sintetis Golongan I. Polisi menduga para pelaku sengaja menyamarkan bahan berbahaya ini sebagai produk Etomidate—cairan yang belakangan populer di kalangan anak muda dengan sebutan “vape getar”.

​Etomidate sebenarnya merupakan zat golongan II yang kerap disalahgunakan untuk mendapatkan efek rileks dan teler. Namun, Oliestha menegaskan bahwa racikan Liquid Thughs jauh lebih berbahaya karena berpotensi merusak organ vital penggunanya.

​”Kalau Etomidate biasa membuat penggunanya merasa rileks dan teler, produk racikan tersangka ini dapat merusak sistem saraf secara fatal, memicu pingsan, keracunan, hingga risiko overdosis,” ujar Oliestha.

​Dari penggerebekan tersebut, sebanyak 400 cartridge ditemukan dalam kondisi siap pasarkan dengan nilai ekonomis mencapai Rp1,4 miliar. Jika diakumulasikan dengan seluruh bahan baku dan alat produksi yang disita dari lokasi, total nilai barang bukti menembus Rp1,5 miliar.

​Pengungkapan laboratorium ini menjadi sinyal waspada atas maraknya penyamaran narkotika sintetis ke dalam kemasan konsumsi populer anak muda. Kepolisian memastikan bakal memperluas penyelidikan untuk memutus rantai pasokan dan membongkar jaringan pembuat vape haram ini hingga ke akarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemprov Jabar Targetkan 4 Juta Petani dan Nelayan Terlindungi Asuransi pada 2027

17 Sep 2026 - 13:28 WIB

Pemprov Jabar Targetkan 4 Juta Petani dan Nelayan Terlindungi Asuransi pada 2027

Bursa Kerja Live TikTok Dedi Mulyadi Sasar Pencari Kerja Jawa Barat, Lowongan Dibuka untuk Fresh Graduate

16 Sep 2026 - 13:12 WIB

Bursa Kerja Live TikTok Dedi Mulyadi Sasar Pencari Kerja Jawa Barat, Lowongan Dibuka untuk Fresh Graduate

Dedi Mulyadi Beri Dua Opsi untuk Atasi Jalan Badami-Loji yang Rusak Akibat Truk PT Jui Shin

16 Sep 2026 - 09:51 WIB

Dedi Mulyadi Beri Dua Opsi untuk Atasi Jalan Badami-Loji yang Rusak Akibat Truk PT Jui Shin

Pemprov Jabar Segel Tambang PT Mas Putih Belitung di Karawang, Aktivitas Dihentikan

16 Sep 2026 - 09:24 WIB

Pemprov Jabar Segel Tambang PT Mas Putih Belitung di Karawang, Aktivitas Dihentikan

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp142 Miliar untuk Pulihkan Jalan Rusak akibat Truk Tambang Bogor

15 Sep 2026 - 12:11 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp142 Miliar untuk Pulihkan Jalan Rusak akibat Truk Tambang Bogor
Trending di Berita