ARUSJABAR.COM — Balapan dengan waktu dan bahaya pembusukan medis di dasar Laut Jawa mewarnai hari ke-13 operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, Jumat malam, 25 September 2026. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat sebanyak 160 dari 243 penumpang yang tertera dalam manifes kapal telah berhasil ditemukan.
​Data resmi hingga pukul 22.00 WITA merinci, 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 52 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan kini memfokuskan pencarian intensif terhadap 83 penumpang lain yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya.
​Ancaman Bakteri dan Kehati-hatian Penyelam
​Penyisiran di dalam bangkai kapal yang tenggelam di dasar laut memberikan tekanan berat bagi para personel penyelam. Meski terendam air selama hampir dua pekan dan mulai mengalami pembusukan alami, kondisi fisik seluruh jasad korban yang dievakuasi sejauh ini terkonfirmasi masih utuh secara anatomis.
​Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa mempertahankan keutuhan kondisi fisik korban di tengah percepatan pembusukan menjadi tantangan utama di lapangan.
​”Semua korban yang kita evakuasi sampai dengan hari ini semuanya masih utuh. Memang ada perubahan-perubahan, pasti, rusak itu pasti, tapi secara anatomis tubuh, itu masih utuh,” kata Putu saat memberikan keterangan pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
​Selain keterbatasan jarak pandang dan puing-puing kapal yang labil, ancaman biologis akibat paparan bakteri pembusukan jasad menjadi risiko kesehatan nyata bagi tim penyelam di kedalaman air. Penyelaman ekstra hati-hati wajib dilakukan agar tubuh korban tidak mengalami kerusakan mekanis saat ditarik ke permukaan.




















