“Kami harus sangat fokus, saling membantu, kemudian mencoba berkembang menit demi menit,” ujarnya.
Kekalahan dari Persija menjadi pukulan bagi Persib dan Bobotoh. Namun Igor tidak ingin hasil tersebut berlarut menjadi kekecewaan. Baginya, sepak bola ditentukan oleh momen dan hasil pertandingan harus diterima.
“Terkadang Anda menang pada menit-menit terakhir, terkadang Anda kalah pada menit-menit terakhir,” kata pelatih berusia 48 tahun itu.
Persib juga tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan evaluasi panjang. Setelah pertandingan di Jakarta, mereka harus segera memulihkan kondisi sebelum bertolak ke Korea Selatan. Persib dijadwalkan menghadapi FC Seoul pada Rabu, 16 September 2026.
Igor meminta pemain segera mengalihkan perhatian ke pertandingan tersebut.
“Kami harus segera melakukan pemulihan, pergi ke Seoul, menunjukkan penampilan yang baik,” katanya.
Jadwal padat membuat Persib harus cepat bangkit. Kekalahan dari Persija menjadi evaluasi, sementara pertandingan melawan FC Seoul akan menjadi kesempatan berikutnya bagi tim Igor untuk memperlihatkan respons di lapangan. ***























