Menu

Otomatis

Olahraga

Persib Tumbang dari Persija, Igor Tolic: Kami Sudah Terbiasa Bermain dalam Tekanan

badge-check

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic. Perbesar

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic.

ARUSJABAR.COM — Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menilai atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, bukan alasan timnya kalah 1-2 dari Persija. Riuh puluhan ribu Jakmania justru dianggap dapat menjadi sumber motivasi bagi pemain Persib.

Persib kalah dalam duel yang berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. Igor mengakui timnya kesulitan memainkan sepak bola yang diinginkan pada babak pertama. Persib baru tampil lebih agresif setelah turun minum.

“Menurut saya, stadion penuh di Jakarta seharusnya menjadi sebuah inspirasi untuk bermain. Saya tidak berpikir hal itu menjadi masalah. Kami sudah terbiasa bermain dalam tekanan,” kata Igor seusai pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu menyebut kualitas lapangan SUGBK sangat baik. Kondisi tersebut, menurut dia, semestinya memungkinkan pemain Persib mengembangkan permainan secara maksimal.

Namun persoalan Persib berada pada penampilan mereka sendiri. Igor mengatakan timnya perlu membedah penampilan pada babak pertama untuk menemukan penyebab permainan tidak berjalan sesuai rencana.

“Kami perlu menganalisis babak pertama dan mencari tahu mengapa kami tidak bisa bermain seperti yang kami inginkan,” ujarnya.

Persib kemudian menunjukkan perubahan pada babak kedua. Para pemain tampil lebih berani, terorganisasi, dan agresif. Igor melihat perubahan tersebut sebagai bukti bahwa Persib sebenarnya mampu memberi tekanan kepada Persija meski bermain di kandang lawan.

“Ketika kami menunjukkan keinginan, keberanian, organisasi permainan, dan menunjukkan bagaimana kami ingin bermain, itu membuktikan bahwa kami bisa memberikan banyak masalah kepada Persija, bahkan di kandang mereka sendiri,” kata dia.

Menurut Igor, karakter permainan pada babak kedua itulah yang harus dipertahankan Persib dalam pertandingan berikutnya.

Atmosfer SUGBK tetap memberi pengaruh terhadap permainan, terutama dalam komunikasi antarpemain. Suara Jakmania yang memenuhi stadion membuat instruksi di lapangan lebih sulit terdengar. Igor mengatakan hal tersebut tidak sampai mengubah fokus tim.

“Terutama karena kami cukup sulit berkomunikasi di lapangan ketika suasananya sangat bising. Tetapi kami tetap fokus dan ingin melakukan yang terbaik,” tuturnya.

Igor sebelumnya meminta pemainnya berhati-hati sejak awal laga. Mereka diminta membaca situasi, menjaga konsentrasi, dan saling membantu untuk meningkatkan permainan secara bertahap.

“Kami harus sangat fokus, saling membantu, kemudian mencoba berkembang menit demi menit,” ujarnya.

Kekalahan dari Persija menjadi pukulan bagi Persib dan Bobotoh. Namun Igor tidak ingin hasil tersebut berlarut menjadi kekecewaan. Baginya, sepak bola ditentukan oleh momen dan hasil pertandingan harus diterima.

“Terkadang Anda menang pada menit-menit terakhir, terkadang Anda kalah pada menit-menit terakhir,” kata pelatih berusia 48 tahun itu.

Persib juga tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan evaluasi panjang. Setelah pertandingan di Jakarta, mereka harus segera memulihkan kondisi sebelum bertolak ke Korea Selatan. Persib dijadwalkan menghadapi FC Seoul pada Rabu, 16 September 2026.

Igor meminta pemain segera mengalihkan perhatian ke pertandingan tersebut.

“Kami harus segera melakukan pemulihan, pergi ke Seoul, menunjukkan penampilan yang baik,” katanya.

Jadwal padat membuat Persib harus cepat bangkit. Kekalahan dari Persija menjadi evaluasi, sementara pertandingan melawan FC Seoul akan menjadi kesempatan berikutnya bagi tim Igor untuk memperlihatkan respons di lapangan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Drama Menit Akhir di SUGBK: Gol Ivan Mamut Benamkan Persib Bandung

12 Sep 2026 - 11:39 WIB

Drama Menit Akhir di SUGBK: Gol Ivan Mamut Benamkan Persib Bandung

Forkab V Garut Digelar, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Penggerak Kesehatan dan Ekonomi

12 Sep 2026 - 08:31 WIB

Forkab V Garut Digelar, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Penggerak Kesehatan dan Ekonomi

Incar Rekor MURI, Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 Digelar Serentak di 101 Titik

11 Sep 2026 - 22:43 WIB

Incar Rekor MURI, Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 Digelar Serentak di 101 Titik
Trending di Olahraga