Menu ✖

Otomatis

Daerah

Cisewu Disebut Zona Merah Miras dan Obat Keras, Sekolah Siapkan Tes Urine Pelajar

badge-check

Komite SMAN 12 Garut  menggelar sosialisasi bahaya minuman keras dan obat terlarang kepada para siswa pada Senin, 28 September 2026. Perbesar

Komite SMAN 12 Garut menggelar sosialisasi bahaya minuman keras dan obat terlarang kepada para siswa pada Senin, 28 September 2026.

Komite sekolah kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperketat pengawasan. Salah satu langkah yang tengah direncanakan adalah tes urine secara mendadak terhadap pelajar di Kecamatan Cisewu dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Tes urine tersebut ditujukan sebagai deteksi dini. Pemeriksaan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai ada atau tidaknya penyalahgunaan zat terlarang di kalangan pelajar sekaligus menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

Namun, pemeriksaan urine bukan satu-satunya solusi. Pencegahan juga membutuhkan pengawasan terhadap jalur peredaran, edukasi kepada siswa dan orang tua, serta penindakan terhadap pihak yang memasok barang terlarang kepada remaja.

Persoalan ini menjadi lebih serius ketika pelajar masuk dalam sasaran pasar. Usia remaja merupakan periode ketika pengaruh lingkungan dan kelompok sebaya dapat berperan dalam pembentukan perilaku. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sebelum penyalahgunaan berkembang menjadi kebiasaan.

Komite SMAN 12 Garut menilai lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang terlindungi dari peredaran minuman keras dan obat yang disalahgunakan. Sekolah juga membutuhkan dukungan aparat, pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat untuk mengawasi aktivitas siswa di luar sekolah.

Penyebutan Cisewu sebagai wilayah “zona merah” peredaran miras dan obat keras menjadi alarm bagi pemangku kepentingan di daerah tersebut. Namun, penanganan persoalan ini membutuhkan data yang terukur mengenai jumlah kasus, pola distribusi, serta kelompok yang terdampak.

Rencana tes urine massal menjadi salah satu langkah awal. Tantangannya adalah memastikan pemeriksaan tersebut diikuti langkah lanjutan yang jelas: pencegahan, pendampingan, dan penindakan terhadap jaringan peredaran. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Petaka Makan Gratis di Cisarua: Dapur BGN Ditutup, 103 Siswa SMP Sampai Masuk Rumah Sakit ​

21 Okt 2026 - 23:11 WIB

Petaka Makan Gratis di Cisarua: Dapur BGN Ditutup, 103 Siswa SMP Sampai Masuk Rumah Sakit ​

GIPS Ungkap Dokumen Pembiayaan Bupati Garut ke Jepang, Desak Pemerintah Buka Hasil Kunjungan

21 Okt 2026 - 10:41 WIB

GIPS Ungkap Dokumen Pembiayaan Bupati Garut ke Jepang, Desak Pemerintah Buka Hasil Kunjungan

Seleksi Pimpinan Baznas Garut Menggantung di Pusat, Opsi Perpanjangan Pengurus Lama Disiapkan

20 Okt 2026 - 14:37 WIB

Seleksi Pimpinan Baznas Garut Menggantung di Pusat, Opsi Perpanjangan Pengurus Lama Disiapkan

Menahan Ledakan Populasi Senja, Jurus Inklusi ‘Aisyiyah Garut dari Tingkat Desa

20 Okt 2026 - 12:48 WIB

Menahan Ledakan Populasi Senja, Jurus Inklusi ‘Aisyiyah Garut dari Tingkat Desa

​Apresiasi Dedikasi Nasabah, PNM Cabang Garut Beri Reward Umrah Gratis

19 Okt 2026 - 22:12 WIB

​Apresiasi Dedikasi Nasabah, PNM Cabang Garut Beri Reward Umrah Gratis
Trending di Daerah