Dony menilai kunci keberhasilan para petani milenial Cibugel terletak pada kejelian membaca pasar dan efisiensi rantai distribusi. Model ini tak hanya menaikkan taraf hidup pelaku utamanya, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Ini contoh petani milenial yang mampu mengembangkan usaha secara produktif dan menyerap tenaga kerja,” ujar Dony.
Langkah para pemuda di Cibugel ini sejalan dengan strategi Pemkab Sumedang untuk merespons ancaman krisis regenerasi petani. Pemkab menaruh perhatian pada transformasi sektor agraris melalui tiga pilar: peningkatan kapasitas SDM, adopsi teknologi modern, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, mengungkapkan pihaknya tengah menggandeng berbagai lembaga pendidikan dan perguruan tinggi untuk menjaring minat pemuda serta mahasiswa Gen Z.
”Kita mulai kolaborasi dengan berbagai kampus, terutama untuk memperkuat kapasitas pemanfaatan teknologi,” kata Tono.
Lewat penguatan teknologi tepat guna, akses permodalan, dan penataan kelembagaan, Pemkab Sumedang berambisi mengubah persepsi masyarakat terhadap sektor pertanian. Pekerjaan yang dulu diidentikkan dengan sektor informal yang minim prospek kini diarahkan menjadi unit bisnis produktif, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Pengembangan kapasitas petani milenial berbasis komoditas unggulan seperti di Cibubut ini diproyeksikan menjadi contoh nasional percepatan regenerasi petani sekaligus penopang ketahanan pangan daerah. ***























