ARUSJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergeming dari target pembangunan dan rekonstruksi jalan sepanjang 149,801 kilometer hingga penghujung 2026. Himpitan tekanan fiskal tak menyurutkan langkah pemerintah daerah memacu proyek infrastruktur demi menjaga urat nadi konektivitas dan mobilitas ekonomi warga.
Hingga awal Agustus 2026, realisasi fisik di lapangan baru menembus 43,589 kilometer. Meski begitu, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat, Agung Wahyudi, menegaskan pengerjaan terus dipacu sesuai tenggat tahun anggaran.
“Dari target 149,801 kilometer pembangunan dan perbaikan jalan tahun ini,” kata Agung, Minggu, 1 November 2026.
Tak sebatas menambal dan memuluskan jalan lama, Pemprov Jabar turut menggenjot pelebaran jalan seluas 15,631 kilometer. Hingga Agustus, proyek pelebaran baru terealisasi 2,25 kilometer—lengkap dengan penguatan drainase dan pemasangan marka.
Paket pengerjaan infrastruktur ini juga menyasar simpul perlintasan vital. DBMPR Jabar mencatat 47 paket perbaikan serta penggantian jembatan, empat bangunan pelengkap, plus masing-masing satu unit flyover dan underpass yang tengah masuk meja pengerjaan.
Prioritas pengerjaan tertuju pada ruas-ruas penggerak roda ekonomi daerah, dari sentra pertanian hingga kawasan pelesiran.



















