Kamtibmas Berbasis Riset
Dalam kunjungan ke Garut itu, Pipit juga memaparkan pendekatan yang digunakan Polda Jawa Barat dalam membaca persoalan keamanan. Menurut dia, karakteristik gangguan Kamtibmas di setiap daerah tidak sama.
Karena itu, Polda Jabar melakukan riset dengan melibatkan responden dari berbagai wilayah. Riset tersebut digunakan untuk mengetahui keresahan masyarakat, termasuk bagaimana mereka memandang pelayanan dan kehadiran polisi.
Pipit mengatakan data itu menjadi dasar bagi kepolisian dalam menentukan kebijakan.
“Hasil riset tersebut menjadi bahan evaluasi kami. Apa yang tidak disukai masyarakat akan kita perbaiki. Kita berbasis riset dan data, kemudian kita analisa untuk menjadi bahan dalam mengambil langkah,” kata dia.
Pendekatan tersebut, kata Pipit, berjalan beriringan dengan komunikasi langsung dengan masyarakat. Salah satunya melalui program salat Jumat keliling di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Salat Jumat keliling bukan hanya kegiatan keagamaan. Pipit memanfaatkannya sebagai ruang bertemu ulama, tokoh agama dan masyarakat untuk membicarakan persoalan Kamtibmas.


















