“Tujuannya sekaligus untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memberikan pesan-pesan Kamtibmas, terutama kepada ulama dan tokoh agama di masjid untuk mengingatkan para orang tua dan adik-adik kita agar bersama-sama menjaga Kamtibmas,” ujarnya.
Pariwisata Tak Boleh Terganggu
Pipit juga mengingatkan jajarannya menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat selama akhir pekan. Sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Garut dan Bandung, diperkirakan ramai oleh wisatawan.
Menurut dia, keamanan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas ekonomi. Pariwisata menghidupkan UMKM, hotel, restoran dan berbagai usaha masyarakat.
“Besok adalah weekend. Jawa Barat memiliki beberapa daerah wisata. Kalau daerah wisata berjalan baik, ada sektor perekonomian yang mendukung pergerakan ekonomi yang ada di Jawa Barat, seperti UMKM, hotel dan yang lainnya. Ini tidak boleh terganggu,” kata Pipit.
Ia meminta polisi memastikan wisatawan memperoleh rasa aman dan nyaman.
“Kami mengimbau semuanya untuk menjaga agar pariwisata berjalan baik. Orang yang berlibur di Bandung, Garut dan di Jawa Barat ini harus terayomi. Tidak boleh ada gangguan,” ujarnya.
Pipit menegaskan imbauan tersebut bukan sekadar pesan moral. Jika ada pihak yang melakukan tindakan menyimpang dan mengganggu Kamtibmas, kepolisian bersama pemangku kepentingan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.
“Kami dari kepolisian bersama stakeholder akan melakukan tindakan tegas apabila terdapat penyimpangan atas imbauan tersebut,” kata Pipit. ***


















