Menu

Otomatis

Berita

Rp500 per Hari Membawa Siswa dan Guru SMAN 1 Padalarang ke Tanah Suci

badge-check

Asy Syakfra siswi berprestasi dan penghafal Al Quran sejak SD, mendapat hadiah umrah. Perbesar

Asy Syakfra siswi berprestasi dan penghafal Al Quran sejak SD, mendapat hadiah umrah.

ARUSJABAR.COM — ​SMAN 1 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, membuktikan bahwa komitmen kecil yang konsisten mampu membuahkan hasil besar. Melalui program infak umrah yang diinisiasi sejak 2023, sekolah ini berhasil mengumpulkan dana puluhan juta rupiah dari swadaya warga sekolah. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memberangkatkan perwakilan siswa dan guru beribadah ke Tanah Suci.

​Pada tahun ini, akumulasi dana infak harian mencapai sekitar Rp63 juta. Alokasi dana tersebut digunakan penuh untuk menanggung biaya keberangkatan satu siswa dan satu tenaga pendidik. Mekanisme pengumpulan dana dirancang sangat terjangkau: setiap siswa menyisihkan uang saku sebesar Rp500 per hari, sementara guru dan tenaga kependidikan menyumbang Rp1.000 per hari.

​Proses penentuan penerima penghargaan umrah dilakukan secara selektif dan transparan. Untuk kategori siswa, sekolah menggelar Munaqosah Beasiswa Tahfiz Al-Quran yang diikuti oleh 16 peserta. Hasil seleksi ketat tersebut menetapkan Asy Syakira sebagai siswa terpilih yang berhak berangkat umrah tahun ini bersama satu guru pendamping.

​Kepala SMAN 1 Padalarang, Lina, menegaskan bahwa skema ini didesain bukan sekadar untuk pengumpulan dana fisik, melainkan bagian integral dari penguatan karakter siswa di lingkungan sekolah.

​“Program ini bukan hanya meniatkan sedekah, tetapi juga membangun kebiasaan baik dalam diri siswa,” ujar Lina.

Menurutnya, nilai kedisiplinan dan kepedulian sosial yang dipraktikkan secara rutin setiap hari menjadi pilar utama pembentukan mentalitas peserta didik.

​Inisiatif swadaya ini terus menunjukkan keberlanjutan. Keberangkatan tahun ini menambah daftar panjang alumni program yang telah berlangsung dalam beberapa periode berturut-turut. Pada 2025 dan 2026, tradisi memberangkatkan siswa dan guru ke Tanah Suci melalui program infak harian ini tetap berjalan secara konsisten.

​Melalui skema infak mikro berbasis komunitas sekolah ini, SMAN 1 Padalarang memberikan model alternatif edukasi karakter yang konkret. Sekolah tidak hanya mengajarkan teori kepedulian sosial di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara terukur, transparan, dan berdampak nyata bagi seluruh civitas akademika. (Yan AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen

12 Sep 2026 - 02:16 WIB

GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen

Kapolda Jabar Perintahkan Siaga 1 Kawal Nobar Persib-Persija: Jangan Ganggu Kamtibmas

11 Sep 2026 - 15:05 WIB

Kapolda Jabar Perintahkan Siaga 1 Kawal Nobar Persib-Persija: Jangan Ganggu Kamtibmas

Pemprov Jabar Usulkan Modal BIJB Naik Jadi Rp8 Triliun, Perangkat Daerah Dipangkas

11 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Jabar Usulkan Modal BIJB Naik Jadi Rp8 Triliun, Perangkat Daerah Dipangkas

Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional, Hadiah Juara Dinaikkan hingga Rp200 Juta

11 Sep 2026 - 11:26 WIB

Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional, Hadiah Juara Dinaikkan hingga Rp200 Juta

Dedi Mulyadi Wacanakan Penggabungan OPD Jawa Barat, Anggaran untuk Pendidikan hingga Infrastruktur

11 Sep 2026 - 10:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Penggabungan OPD Jawa Barat, Anggaran untuk Pendidikan hingga Infrastruktur
Trending di Berita