Pemilihan pondok pesantren sebagai lokasi Musancab juga bukan tanpa alasan. Ayi mengatakan kegiatan organisasi PPP diarahkan untuk lebih banyak berlangsung di lingkungan pesantren. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Ketua Umum PPP.
Sekretaris DPC PPP Kabupaten Garut Aji Muhammad Iqbal mengatakan pola tersebut akan diterapkan dalam rangkaian Musancab berikutnya. Setelah kegiatan di Karangpawitan untuk Dapil 2 dan Cisurupan untuk Dapil 5, Musancab Dapil 3 digelar di Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Sukawening.
Musancab di dapil lainnya juga direncanakan berlangsung di sejumlah pondok pesantren.
“PPP ini lahir dari pondok pesantren, sehingga kita kembali lagi ke pangkuan para kiai dan para ajengan,” kata Aji.
Dalam setiap pelaksanaan Musancab, seluruh anggota Fraksi PPP juga diwajibkan hadir. Kehadiran mereka dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antara struktur partai dengan unsur legislatif.
Rangkaian Musancab tersebut menjadi bagian dari upaya PPP Garut menata organisasi sekaligus mempersiapkan mesin politik menghadapi kontestasi elektoral mendatang. (Yuyus)





















