Menu ✖

Otomatis

Daerah

Ribuan Pohon Teh Pangalengan Ditebang, Empat Generasi Buruh Terancam Kehilangan Nafkah ​

badge-check

ILUSTRASI -- Buruh pemetik teh. Perbesar

ILUSTRASI -- Buruh pemetik teh.

ARUSJABAR.COM — Ribuan pohon teh produktif di Blok Cijeumpe 2, Afdeling Kertamanah, Perkebunan PTPN I Regional 2, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, rusak ditebang orang tak dikenal. Perusakan ini memukul telak para buruh petik yang menggantungkan hidup dari perkebunan tersebut selama empat generasi.

​Nani (53), pengawas buruh petik teh, mendapati sekitar 5.000 pohon teh yang ditanam sejak 1999 telah rata dengan tanah menggunakan gergaji pada Senin (26/10/2026). Padahal, area tersebut dijadwalkan masuk masa panen keesokan harinya. Tanaman yang dalam satu hektare mampu menghasilkan 5 hingga 6 ton pucuk teh segar itu kini tinggal batang dan ranting berserakan.

​”Ketika datang dan melihat pohon-pohon teh yang selama ini menjadi ladang nafkah kami sudah ditebang dan dirusak, sakit hati kami. Ini mata pencaharian turun-temurun,” ujar Nani kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

​Dampak perusakan langsung menghantam dapur para pekerja. Nani, yang membawahi lebih dari 30 pemetik, harus memutar otak membagi ulang petak panen. Akibat penyusutan area produktif, jatah hasil petik tiap pekerja dipastikan merosot tajam dari biasanya yang mencapai tiga kuintal per hektare.

​Bagi Nani dan rekan seprofesinya, perkebunan teh Pangalengan bukan sekadar tempat mencari upah harian. Hamparan hijau itu adalah estafet sejarah keluarga yang dirawat lintas generasi sejak puluhan tahun lalu. Dugaan penyerobotan lahan dan perusakan tanaman ini dinilai sebagai ancaman serius terhadap identitas dan masa depan masyarakat setempat.

​Kecemasan serupa dirasakan Andri Priatna (33), buruh petik yang telah mengabdi selama 14 tahun. Pendapatan bulanan Andri yang biasanya menyentuh Rp3 juta terancam terjun bebas hingga tersisa sekitar Rp500 ribu akibat rusaknya area tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sentilan Dedi Mulyadi dari Gubuk Lapuk Tasikmalaya: RT dan Lurah Jangan Cuma Duduk Manis

1 Nov 2026 - 01:35 WIB

Sentilan Dedi Mulyadi dari Gubuk Lapuk Tasikmalaya: RT dan Lurah Jangan Cuma Duduk Manis

Ujian Independensi Bupati Garut dalam Mengisi Pos Strategis Birokrasi

30 Okt 2026 - 11:27 WIB

Ujian Independensi Bupati Garut dalam Mengisi Pos Strategis Birokrasi

Berhemat Miliaran dan Pangkas Kecurangan, Sumedang Uji Coba Pilkades “Tinggal Toel” ​

28 Okt 2026 - 08:11 WIB

Berhemat Miliaran dan Pangkas Kecurangan, Sumedang Uji Coba Pilkades “Tinggal Toel” ​

​Kunci Mobil Jadi Mainan, Balita di Tasikmalaya Terjebak di Dalam Daihatsu Sigra

26 Okt 2026 - 11:33 WIB

​Kunci Mobil Jadi Mainan, Balita di Tasikmalaya Terjebak di Dalam Daihatsu Sigra

Petaka Makan Gratis di Cisarua: Dapur BGN Ditutup, 103 Siswa SMP Sampai Masuk Rumah Sakit ​

21 Okt 2026 - 23:11 WIB

Petaka Makan Gratis di Cisarua: Dapur BGN Ditutup, 103 Siswa SMP Sampai Masuk Rumah Sakit ​
Trending di Daerah