ARUSJABAR.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Garut memperkuat peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) desa dan kelurahan untuk mendorong partisipasi anak mengikuti pendidikan pra-sekolah. Upaya itu menjadi bagian dari persiapan penerapan wajib belajar satu tahun pra-sekolah sekaligus meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD.
Pembinaan dan Manajemen PAUD melalui Pokja Bunda PAUD itu digelar di Aula Musadaddiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan mengangkat tema Peran Bunda PAUD dalam Mendukung Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah dan Peningkatan APK PAUD.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, mengatakan pendidikan sejak usia dini menjadi fondasi bagi kesiapan anak mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya. Menurut dia, kemampuan anak menghadapi model pembelajaran yang lebih mendalam perlu dipersiapkan sejak PAUD.
“Kemudian salah satunya adalah mempersiapkan anak-anak lebih dini dalam mengikuti pembelajaran mendalam dan bisa bertransformasi melaksanakan digitalisasi pembelajaran,” kata Iwan.
Ia mengatakan transformasi pembelajaran tidak dapat dilakukan secara tiba-tiba. Karena itu, pengenalan terhadap proses belajar dan berbagai kemampuan dasar perlu dimulai sejak anak berada di jenjang PAUD.
“Nah ini dimulai tentu saja bukan ujug-ujug, yaitu dimulai sejak dini terutama di tingkat atau di jenjang PAUD,” ujarnya.
Iwan juga menyoroti peran Bunda PAUD di tingkat desa dan kelurahan. Posisi tersebut dinilai strategis untuk menggerakkan masyarakat agar lebih aktif memastikan anak usia pra-sekolah mendapatkan layanan pendidikan.
Menurut dia, Bunda PAUD diharapkan mampu mendorong keluarga di desa dan kelurahan untuk tidak melewatkan pendidikan pra-sekolah sebelum anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
“(Untuk) Bunda PAUD, kita berharap peran bunda PAUD akan lebih memicu anak-anak di desa, di kecamatan, bisa sebelum mengikuti kegiatan pendidikan besar bisa mengikuti kegiatan di pra sekolah,” kata Iwan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Garut juga tengah menyiapkan grand design wajib belajar 13 tahun. Rancangan tersebut, kata Iwan, akan menjadi salah satu panduan dalam menangani kebutuhan pendidikan anak, termasuk kelompok usia pra-sekolah.
Kepala Seksi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Awat Setiawati, mengatakan pembinaan Bunda PAUD merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan itu tidak hanya berisi pengarahan, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman antarpengelola dan penggerak PAUD.
“Alhamdulillah bunda-bunda PAUD yang selalu support, selalu mendukung pelaksanaan PAUD yang ada di desa dan kelurahannya masing-masing, kita bisa sharing, bisa berbagi ilmu, berbagi praktik baik untuk kemajuan PAUD yang ada di desa dan kelurahannya masing-masing,” ujar Awat.
Kegiatan tersebut melibatkan Bunda PAUD dari desa dan kelurahan di 27 kecamatan di Kabupaten Garut. Sejumlah mitra strategis juga dilibatkan dalam pembinaan tersebut.
Dinas Pendidikan berharap penguatan koordinasi dan berbagi praktik baik itu berdampak pada peningkatan layanan PAUD di setiap wilayah. Kenaikan APK PAUD menjadi salah satu indikator yang ingin dicapai melalui penguatan partisipasi masyarakat.
Program wajib belajar satu tahun pra-sekolah membutuhkan keterlibatan pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Dalam konteks itu, Bunda PAUD desa dan kelurahan menjadi salah satu unsur yang diharapkan dapat menjembatani kebijakan pendidikan dengan kebutuhan anak di tingkat paling dekat dengan masyarakat. ***






















2 Komentar
Hiup himpaudi jaya jaya jaya…pondasi buat bentuk kalakter anak usia dini yg bunda rasakan selama 14 thn ini..semoga masyarakat dan pemerintah tidak melirik dengan sebelah mata…kebijakan” yg harus di terapkan dan di jalankan kita lalui rasa suka dan duka..
Untuk itu..perhatikan yg tidak punya bangunan..yg revit berat dan ringan untuk kelangsungan pembepajaran yg mendalam dengan aman nyaman dan menggembirakan…bangunan lrmbaga kami sudah rusak berat.tifak mempunyai yoilet satupun dengan kapasitas anak 33 dan guru 3 kepsek dan oenjaga sekolah 1